Menulis adalah soal mengekspresikan diri

Mengapa setiap kali di depan laptop dan hendak menulis kita mendadak tidak tahu mau menulis apa? Stuck. Tidak tahu apa yang mau dituangkan. Tetapi seringkali ketika kita di jalan, di kasur, saat sedang tidak melakukan apa-apa, ide-ide muncul berdatangan. Saya sering mengalami ini dan kamu pun pasti demikian.

Orang yang tidak suka membaca lalu mengeluhkan kondisinya yang sulit menulis itu wajar dan dapat diterima. Karena perbendaharaan kata di ingatannya kurang, maka ia sulit menulis dan merangkai kata. Tapi orang yang kesehariannya membaca, sampai-sampai dikatakan orang tidak punya kerjaan, lalu ketika di hadapan laptop ia tidak tahu harus menulis apa, itu menyedihkan. Karena ia punya perbendaharaan kata, mestinya ia mampu menulis. Pasti ada hal lain selain perbendaharaan kata yang menjadi kendala.

Dugaan saya adalah karena kita berusaha membuat orang lain terkesan (Impress). Menulis adalah tentang mengekspresikan diri (Express), bukan impress. Ketika kita berusaha membuat orang lain terkesan, kita menjadi berlaku tidak rasional. Sibuk memikirkan opini orang lain yang sungguh berada di luar kendali kita. Namun, ketika kita mengekspresikan diri, kita release emosi yang terpendam (kalau enggan mengatakan emosi negatif).

Its like anything, its like you’re an actor, or a painter, or a writer. You’ve always got to entertain yourself first before you can even consider entertaining other people. Because if it doesn’t excite you, its never gonna excite anybody.” – Noel Gallagher.

2 comments:

  1. Seperti kutipan di kalimat terakhir, "you've got to entertain yourself first".
    Kendala yg gw hadapi ketika menulis, saat ini gw sedang kehilangan kemampuan untuk menghibur diri dari tulisan gw sendiri. Gw gapernah puas dgn apa yg gw tulis.

    Tapi, entah ini memang ketidakpuasan yg berasal dr dalam diri, atau memang gw terlalu memikirkan kesan orang (impress) dengan tulisan gw. Tp yg jelas gw sedang dalam fase "tak mau membuat kesalahan yg sama, membuat orang lain gak nyaman dgn gw atau tulisan gw"

    So, kesimpulan apa yg dapat diambil dr uraian gw diatas, habibubu??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya gua gatau apa. Tapi yang jelas opini orang lain di luar kendali kita. Kalau diri sendiri yang ga puas, memang kita mungkin tidak maksimal mengerjakannya. Kita tahu tulisan itu dikerjakan dengan tidak maksimal, maka kita tidak puas.

      Delete

Powered by Blogger.