Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Q&A

TARAA…Akhirnya tulisan ini diposting juga. Sebelumnya gua mau minta maaf nih karena ngga semua pertanyaan gua muat disini. Gua makasih banget buat kalian yang udah nanya. Jadi gua ada bahan postingan :))
Karena gua kira, gua akan dapat pertanyaan yang receh-receh aja gitu. Tapi ternyata ada juga pertanyaan-pertanyaan yang bikin gua mikir. Sampe bergumam dalam hati (cieila bergumam),”Apa ya?”. Selain itu, gua juga ga yakin akan punya waktu luang lagi dalam waktu dekat. FYI, gua sekarang ngajar. Jadi sibuk nyiapin materi ajar. So, daripada tidak sama sekali, maka beberapa akan gua jawab di tulisan ini.
Oiya, ini gua jawab suka-suka ya. Bukan yang gimana-gimana sehingga jadi terkesan menggurui. Gua yakin kalian dapet poinnya.
“Gimana biar nggak ambyar?” - Dwi Andika
Ini dalam hal apa dulu? Self-love, friendship, happiness, love atau apa? Karena apa pun itu, gua belum tentu bisa jawab. HAHA.
Ngga deng. Setidaknya gua bisa memberikan dari perspektif gua ya.
Jawaban gua rada muna, sih. Bia…

Karena kesunyian itu bunyinya nyaring

Sebelum Ayah meninggal, ia sempat mengeluh di suatu hari. Di satu malam di suatu hari. Ia bilang,"Ayah sendirian saja semalam. Avi di kamar terus. Ayah sendirian." Keluhnya. Sambil menyandarkan tubuhnya ke sofa di ruang keluarga.
     Aku yang sedang mengurung diri di kamar diam saja. Memang kebiasaanku mengurung diri di kamar. Dan suara Ayah memang terdengar hingga ke kamar. Tapi aku tidak ambil pusing juga, karena menurutku, apa yang buruk dari kesendirian? Bukankah justru menyenangkan bisa menyendiri? Tidak terganggu oleh orang-orang yang kebanyakan annoying? Tapi itu menurutku satu tahun lalu. Aku yang sekarang mengerti, bahwa kesunyian itu bunyinya nyaring. Memekakkan telinga. Hingga membuat kepalamu rasanya ingin pecah. Dan membuatmu merasa perlu penanganan psikolog.
     Mungkin itulah mengapa dulu Ayah menyibukkan dirinya dengan TV, membaca buku, dan pergi menyapa tetangga. Karena kesunyian itu bunyinya nyaring. Dan ayah takut dengan bunyi nyaring. Mungkin itulah …